Ada cukup banyak hal yang perlu diperhatikan – kami telah mencantumkan poin-poin utama di bawah ini:
Kekuatan kuku - Jika kuku Anda lemah atau rapuh, tunggu hingga kuku Anda dalam kondisi sehat optimal sebelum memasang akrilik. Anda dapat meningkatkan kesehatan kuku Anda dengan melembabkannya setiap hari menggunakan minyak penguat kuku alami, seperti minyak jojoba.
Bentuk - Tentukan bentuk dan panjang kuku Anda sebelum pemasangan. Jika ini pertama kalinya Anda memakai kuku akrilik, jangan langsung memilih kuku yang sangat panjang; mulailah dengan kuku pendek agar Anda bisa terbiasa dengan bobot dan nuansanya.
Persiapan - Persiapan kuku yang sempurna membantu mencegah ketidaknyamanan, terkelupas, dan patah. Kuku Anda harus dikikir (tetapi jangan berlebihan) dan dibersihkan sebelum pemasangan.
Infeksi - Cegah infeksi dengan memastikan bahwa peralatan manikur akrilik yang digunakan telah disterilkan dengan benar terlebih dahulu dan bahwa kuku Anda dipasang dan dilepas oleh teknisi kuku akrilik yang berpengalaman.
Isian - Anda akan memerlukan isian untuk memperbaiki pertumbuhan kembali setiap 2-3 minggu. Sebaiknya, Anda hanya melakukan satu kali pengisian sebelum melepas seluruh kuku akrilik.
Terlepas - Kuku akrilik dapat terlepas jika menyentuh permukaan keras dan jika Anda mengetuk-ngetuk tangan berulang kali (misalnya, jika Anda sering mengetik). Kuku akrilik juga dapat lepas jika kuku Anda tidak dipersiapkan dengan benar.
Waktu - Pemasangan dan pelepasan kuku akrilik masing-masing memakan waktu sekitar satu jam. Pastikan Anda memesan layanan profesional untuk meminimalkan kerusakan.
Biaya - Harganya bervariasi, tetapi sebagai aturan umum, makin banyak warna dan makin rumit desain yang Anda pilih, makin tinggi biayanya.